Lampu Indikator Tidak Nyala, Yuk Cari Tahu 5 Ciri Power Bank Rusak Disini!

23.59
Benda persegi yang berfungsi untuk mengisi daya baterai smartphone ini, masih populer sebagai andalan para pengguna gadget saat daya ponselnya menipis. Dengan beragam opsi desain, ukuran, dan kapasitas daya, perangkat ini memungkinkan pemiliknya untuk mengisi daya baterai ponsel dimana saja sembari beraktivitas, tanpa memerlukan charger listrik. Namun kebiasaan ini ternyata memicu kerusakan fungsi tertentu. Yuk kenali ciri ciri kerusakan power bank disini!

5 Ciri Ciri Kerusakan PB Yang Wajib Anda Tahu
1. Baterai yang cepat habis atau ngedrop
Ketika anda mengisi ulang daya PB dan melihat lampu indikator telah menyala semua, ini berarti energi PB telah terisi penuh. Namun ternyata saat digunakan mengisi daya ponsel, baterai cepat ngedrop dan habis. Pernah mengalami hal ini? Kondisi ini menandakan bahwa PB anda mengalami kerusakan, dan mungkin perlu diganti beberapa komponen di dalamnya. Itulah kenapa sebaiknya PB tidak dicharge terlalu sering, terutama jika dayanya masih cukup banyak.

2. Lampu indikator tidak menyala sama sekali
Jika lampu indikator power bank tidak menyala atau mati total ketika dilakukan pengisian daya, maka besar kemungkinan terjadi kerusakan pada komponen PB yang anda miliki. Anda juga perlu mewaspadai ciri ciri kerusakan jika lampu indikator PB tidak menunjukkan tanda daya terisi maksimal, meski sudah dicharge selama berjam jam menggunakan USB cable yang kondisinya masih terjamin bagus. Sebelum membeli perangkat yang baru, bawa PB ke tukang servis untuk mengetahui kerusakannya.

3. Suhu PB terus meningkat dan cepat panas
Tanda tanda kerusakan berikutnya adalah jika kondisi PB menjadi cepat panas ketika sedang diisi, atau saat digunakan mengisi daya ponsel. Suhu PB yang panasnya melebihi batas normal tersebut, menunjukkan adanya pembuangan daya yang massif sehingga bisa dipastikan bahwa PB telah rusak. Hal ini biasanya terjadi karena anda tetap menggunakan ponsel, pada saat yang bersamaan dnegan pengisian daya baterai dari PB ke ponsel anda. Biasakan untuk mematikan HP ketika melakukan pengisian daya baterainya.

4. Tidak bisa mengisi daya baterai
Jika perangkat power bank anda tidak dapat mengisi daya baterai ponsel, kemungkinan terjadi kerusakan pada komponennya. Cobalah mengganti kabel USB yang digunakan untuk mengisi daya dengan kabel lain yang kondisinya lebih bagus. Bisa jadi korsleting pada kabel atau kerusakan pada port, menyebabkan PB tidak bisa menyalurkan energi ke ponsel anda. Kondisi ini juga bisa terjadi karena terlalu sering merecharge PB, saat dayanya belum betul betul habis.

5. Tercium aroma gosong atau terbakars
Ketika digunakan mengisi daya baterai ponsel atau saat pengisian ulang daya PB, tercium aroma gosong mirip bau kabel yang terpanggang. Aroma ini muncul karena hubungan arus pendek yang terjadi dalamwaktu lama, sehingga kabel penghantarnya tidak bisa menahan panas arus listrik. Bawalah power bank ke tempat servis sparepart ponsel untuk mengganti beberapa komponen yang terimbas kerusakan tersebut.

Seringkali pengguna gadget memakai PB terus menerus, meski dalam kondisi yang bisa dikatakan belum darurat. Kebiasaan tidak mengistirahatkan ponsel ketika dalam posisi recharging atau pengisian ulang daya baterainya, dapat memicu kerusakan pada PB dan ponsel itu sendiri. Setidaknya, matikan data selular ponsel atau matikan secara keseluruhan saat sedang mengisi daya. Sebaiknya PB juga tidak digunakan terlalu sering, untuk menjaga kualitasnya. 
Latest
Previous
Next Post »